Sejumlah 89 SMP Negeri se-Kabupaten Bekasi menghelat simulasi Ujian Nasional Berbasiskan Computer (UNBK), Selasa (20/3/2018). Simulasi dikerjakan jadi bentuk persiapan mendekati proses UNBK pada April yang akan datang. Proses UNBK tingkat SMP adalah pertama dikerjakan Kabupaten Bekasi.
Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bekasi Annisa mengungkap, simulasi telah dikerjakan 2 x, yakni pada 14-15 Februari serta 19-20 Maret.
Menurut dia, beberapa masalah di ketahui dari simulasi itu. Diantaranya server yang terlambat daring saat simulasi UNBK telah diawali. ’’Simulasi mulai jam 07. 30 WIB, tapi server baru daring jam 09. 00 WIB. Itu berlangsung waktu simulasi UNBK pertama, ” ungkap Annisa.
Annisa memberikan, simulasi UNBK step pertama dikerjakan untuk menguji jaringan serta server. Sedang step ke-2 untuk ketahui kekuatan siswa waktu memasukan ID, password serta terhubung masalah ujian.
“Ini gladi bersih. Akhirnya server telat daring di step pertama. Bila yang ke-2 ini lebih pada materi. Jadi kita saksikan siswa memasukan ID serta passwordnya benar atau tidak, jadi lebih pada materinya untuk step dua ini, ” ungkap wanita yang kepala sekolah SMPN 1 Tambun Selatan ini.
SMPN 1 Tambun Selatan, tambah Annisa, juga lakukan geladi bersih pada jam 07. 30 WIB dengan mata pelajaran matematika. Jam 10. 30 WIB dengan mata pelajaran bhs Inggris. Dia mengaku sekolahnya pernah terhalang jaringan dari pusat hingga gladi bersih diawali jam 09. 00 WIB.
“Ada 360 siswa SMPN 1 Tambun Selatan yang juga akan turut UNBK. Kita pakai tiga ruang laboratorium, satu ruang 40 orang dikali 3 session, ” terang Annisa yang mengungkap tiap-tiap session berdurasi 120 menit. Session pertama diawali 07. 30 WIB. Session ke-2 10. 30 WIB serta session saat 14. 30 WIB.
Baca Juga: Cara Menghitung Persen
“Server kita ada beli dengan dana BOS. Telah mencukupi. Laptop kita antisipasi peminjaman dari siswa ada 120. Berdasar pada hasil simulasi tempo hari, setiap ruang minimum ada cadangan minimum 5 laptop, ” tuturnya.
Setiap ruang ada peladen (server) yang menaruh jawaban beberapa siswa. Saat mati listrik, server tidak segera mati, hingga jawaban paling akhir siswa tersimpan. “Kabel harus juga ada cadangan. Karna ada laptop yang session pertama dapat serta session ke-2 mati atau drop, ” sambung Annisa.
Baca Juga: cara menghitung persen di excel
Jelas dia, SMPN 1 Tambun Selatan memiliki daya listrik 44. 000 watt. Untuk generator atau genset juga akan selekasnya diujicobakan pihak sekolah.
“Kita juga kelak, waktu UNBK berjalan, juga akan kirim pemberitahuan ke PLN kalau kami tengah melakukan UNBK. Termasuk juga kita juga akan koordinasi ke babinsa untuk pengamanan, ” tutupnya.
Perlu untuk diketahui, jumlah SMP negeri serta swasta yang juga akan ikuti UNBK th. ini sejumlah 313. Sedang siswa yang ikuti ujian akhir sejumlah 37. 768 orang. Selengkapnya : rumus persen.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Inilah Visi Misi MB-Asman yang Bakal Diwujudkan 5 Tahun Masa Jabatannya
Pasangan Bupati serta Wakil Bupati Enrekang, Muslimin Bando-Asman membacakan visi misinya untuk periode 2018-2023 dalam Rapat Paripurna DPRD...
-
Telkomsel tawarkan bonus teristimewa buat banyak pelanggan Telkomsel yg sudah melaksanakan registrasi kartu prabayar. Bonus yg di tawarkan i...
-
Pemerintah Propinsi DKI Jakarta berjanji merevitalisasi 12 jembatan penyeberangan orang (JPO) dengan rencana kekinian. Gagasannya JPO ini ak...
-
Seterusnya, Elizabeth Jane Soepardi, Direktur Mencegahan serta Pengendalian Penyakit Tular Vektor serta Zoonotik, Ditjen P2P Kemenkes RI men...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar